Ini Alasan Gomez Relakan Penggawa Pentingnya Pergi ke Malaysia


Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung, usai klub kesayangan bobotoh ini melepas satu penggawa pentingnya pada musim lalu, Achmad Jufrianto. Kabarnya, sang pemain akan hijrah ke klub asal Malaysia, Kuala Lumpur FA.

Pelatih Persib, Mario Gomez mengungkap alasanya merelakan Jupe, sapaan Achmad Jufrianto, untuk bermain di Malaysia. Menurut mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini, ia ingin memberikan kesempatan bagi pemain yang ingin berkembang di klub luar.

“Kalian tahu, setiap hari saya bekerja bersama semua pemain dan beberapa masih bisa lebih berkembang. Jadi saya beri kesempatan bagi mereka untuk pergi karena itu penting bagi mereka,” ungkap Gomez, dilansir pada halaman simamaung.com.

Lebih lanjut Gomez melanjutnya, meski Jupe sudah berusia 30 tahun tetapi Gomez melihat potensi sang pemain masih bisa berkembang dan itu baik bagi karirnya ke depan. Hal itulah yang membuat Gomez mengizinkan Jupe untuk hijrah ke Kuala Lumpur.

“Lebih penting lagi ketika pemain itu masih muda dia masih bisa berkembang dan itu bagus untuk karir profesionalnya. Ini sangat untuk dia berkembang jadi dia bisa pergi ke Malaysia,” jelas Gomez.

sumber: striker.id

Gagal Di Piala Presiden, PSIS Coret Eks Bomber Bali United Ini


Kegagalan PSIS di ajang Piala Presiden 2018 membawa korban. Klub asal Kota Atlas ini mencoret Nemanja Vidakovic, penyerang asing yang sedang menjalani trial selama Piala Presiden ini.

Nama Nemanja Vidakovic tak akan lagi ditemukan dalam laga terakhir grup E Piala Presiden 2018, dimana PSIS akan melawan Persela Lamongan. Lantaran penyerang berusia 32 tahun tersebut telah dicoret dari tim.

Pencoretan Nemanja diumumkan langsung pihak Mahesa Jenar melalui akun Instagram mereka Sabtu (27/01/2018).  Manajemen PSIS juga menegaskan akan segera mencari pemain baru untuk menggantikan posisi Vidakovic.

“Striker berkebangsaan Serbia, Nemanja Vidakovic (32th) yang mengikuti seleksi bersama tim PSIS Semarang saat ini telah dipulangkan. Dan manajemen akan terus berburu pemain asing baru sebagai gantinya,”

Nemanja Vidakovic sendiri bukan nama baru di Indonesia. Sebelumnya pada kompetisi TSC pemain asal Yugoslavia ini pernah merumput bersama klub Bali United, dengan status pinjaman dari OFK Beograd. Bersama Serdadu Tridatu Vidakovic sukses menceploskan tujuh gol dari 28 penampilannya.

Pada gelaran Piala Presiden, PSIS Semarang perjalanan mereka sudah usai. Setelah kalah tipis 1-0 dari Bhayangkara FC, pasukan Subangkit kembali menelan kekalahan 1-3 dari tuan rumah Arema FC.

sumber: striker.id

Gagal Tampil Apik Di Piala Presiden, Inikah 3 Kelemahan Yang Jadi PR Persib Bandung?


Langkah Persib Bandung untuk melangkah lebih jauh di Piala Presiden terhenti sudah. Setelah klub berjuluk Maung Bandung tersebut ditundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 0-1 pada laga ketiga grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat (26/01/2017). Hasil ini pun memunculkan evaluasi dari skuat racikan Coach Mario Gomez tersebut.

Perjalanan  Persib Bandung memang tak mulus di ajang pra musim tersebut, satu kali menang dan dua kali kalah, jadi catatan buruk Persib di Piala Presiden 2018. Bahkan sebelum dibekuk PSM, Hariono dkk justru ditundukkan oleh tim promosi PSMS Medan 0-2 di hadapan pendukungnya sendiri.

Sebagai ajang pra musim, Piala Presiden kali ini pun seperti mengungkap sejumlah kelemahan Persib yang musti jadi PR besar bagi Mario Gomez sebelum turun di kompetisi yang sebenarnya pada ajang Liga 1 2018, Bulan Maret mendatang.

Berikut adalah sejumlah kelemahan yang harus diperbaiki Persib yang berhasil dirangkum dan dianalisa oleh Striker.id, khusus untuk anda.

Belum punya bomber haus gol


Dalam tiga laga Piala Presiden, Persib hanya mendulang satu gol. Satu – satunya gol tersebut dicetak gelandang In kyun Oh saat Persib mengalahkan Sriwijaya FC pada pertandingan pembuka Piala Presiden. Dalam dua laga selanjutnya, lini depan Maung Bandung seperti tak bisa menemukan jalan untuk bisa menembus pertahanan lawan  – lawannya.

Penyerang utama mereka Ezechiel N’Douassel seperti masih tampil dibawah form dalam dua laga Piala Presiden. Sementara ketika dalam laga ketiga, Mario Gomez mengistirahatkan N’Douassel, dan menggatikannya dengan bomber senior Erlangga Sucipto. Namun setali tiga uang dengan penyerang asal Chad tersebut, Ronggo, sapaan akrab Erlangga, juga seperti mati kutu saat berhadapan dengan tembok PSM Makassar.

Apalagi musim ini Persib juga sudah tak punya lagi pemain bertipikal false nine seperti Raphael Maitimo di musim lalu. Pada Liga 1 2017, ketika Persib juga mengalami krisis lini depan, Maitimo mampu hadir sebagai solusi sebagai false nine dari lini tengah.

Tentu saja hasil ini seperti mewajibkan Persib untuk kembali melantai di bursa transfer demi bisa mengamankan satu pemain bertipikal bomber haus gol. Sayangnya, mereka tidak bisa merekrut pemain asing. Kuota punggawa impor mereka sudah penuh dengan keberadaan Ezechiel N’Dousassel, Bojan Malisic, Michael Essien dan In Kyun Oh.

Dengan kondisi tersebut, tampaknya memang tidak begitu banyak opsi pemain lokal yang bisa diincar Persib. Terakhir mereka dikabarkan menalin komunikasi dengan eks penyerang Bhayangkara FC Muchlis Hadi Ning.

Pembagian tugas yang kurang jelas di lini tengah


Secara individu Persib boleh dibilang sebagai klub yang punya lini tengah istimewa di Liga 1. Mulai pemain lokal senior seperti Atep Hariono, muda berbakat macam Febri Hariadi, Gian Zola, hingga asing kelas dunia (Michael Essien) semua mereka punya. Namun sayangnya dalam tiga laga di Piala Presiden, kinerja lini sentral Maung Bandung tampak belum maksimal.

Kurang maksimalnya lini tengah Persib cukup terlihat khususnya ketika memberikan support dalam membantu serangan dan menyuplai bola ke lini depan. Seperti pada laga terakhir menjamu PSM Makassar, support dari lini tengah nyaris tidak ada. Sehingga In Kyun Oh maupun Febri Hariadi lebih sering melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, apalagi mereka seperti tidak melihat opsi lain di lini depan yang bisa mereka bagi bola.

Begitu pula dengan Eka Ramdani. Difungsikan sebagai double pivot bersama Hariono, pemain baru tapi lama Persib ini masih terlihat kaku di posisinya. Maklum saja, posisi spesialis Eka sebenarnya adalah gelandang serang dan playmaker. Hingga akhirnya ia beberapa kali terlihat sering bertumpuk dengan In Kyun Oh sebagai gelandang serang.

Lini tengah Persib sebenarnya terbilang lumayan ketika Michael Essien bisa bermain. Eks Real Madrid tersebut mampu bertindak sebagai metronom dan playmaker bagi Maung Bandung.

Sehingga pekerjaan rumah Mario Gomez di lini tengah adalah kembali meracik komposisi terbaik bagi Persib, serta juga menyiapkan pemain pengganti yang tepat bagi Essien yang hingga saat ini masih diterpa cedera. Bisa jadi ketika nanti Kim Jeffrey Kurniawan sembuh, ia akan jadi opsi yang tepat bagi Gomez.

Koordinasi  lini belakang masih lemah


Lini belakang Persib tampaknya juga masih mendapat sentuhan. Tiga gol yang bersarang ke jala mereka di Piala Presiden bisa dibilang banyak lahir dari lemahnya konsentrasi dan koordinasi di pertahanan. Duet Bojan Malisic, Victor Igbonefo/ Ahmad Jufriyanto, tampaknya banyak perlu ditempa dalam pertandingan untuk bisa mendapatkan keselarasan diantara mereka.

Padahal dari kemampuan individu, tiga pemain belakang senior tersebut jelas punya skill di atas rata – rata. Namun tanpa koordinasi yang baik, akhirnya Persib bisa kecolongan gol, seperti halnya gol penyerang PSM Bruce Djite pada laga terakhir.

Gol tersebut lahir berkat akselerasi mengejutkan Asnawi Mangkualam yang memanfaatkan kelengahan para pemain belakang Maung Bandung. Dimana mereka saat itu tengah konsentrasi menyerang, karena PSM baru saja kehilangan satu pemainnya, yaitu Zulkifly Syukur yang dikartu merah.

Situasi ini jelas membutuhkan penanganan serius dari tim pelatih Persib Bandung. Selain memperkuat koordinasi, boleh jadi solusi lain adalah menambah satu bek lagi sebagai pelapis trio pemain senior tersebut.

Itulah tiga PR Persib Bandung yang berhasil dianalisa. Tentu saja tim pelatih akan lebih tahu mana lini yang harus mereka perbaiki. Dengan sisa waktu sebelum kompetisi masih satu bulan lebih, tentu PR tersebut masih bisa mendapatkan perbaikan.

sumber: striker.id

8 Rekor Sepakbola Yang Belum Terpecahkan Sampai Saat Ini


Bisa dibilang sepakbola merupakan olahraga yang digandrungi masyarakat di dunia dari kanak-kanak sampai dewasa. Bahkan wanita pun tak ketinggalan menggemarinya, ada juga yang menjadi pemain profesional.

Sepakbola juga terus menorehkan rekor-rekor luar biasa yang akan sangat sulit dipecahkan oleh generasi saat ini. Paling tidak ada 10 rekor di dunia sepakbola yang masih bertahan sampai detik ini, berikut daftarnya :

1. Hattrick Terbanyak

Hattrick ialah situasi yang mana satu pemain mendulang tiga gol dalam satu laga. Saat ini hattrick terbanyak masih menjadi legenda hidup Brasil, Pele, yang mencatatkan 92 hattrick dari 650 gol di 694 pertandingan liga domestik.

2. Penampilan Internasional Terbanyak

Memperkuat tim nasional adalah impian dari para aktor lapangan hijau. Dalam kategori ini, Ahmed Hassan adalah pemain dengan caps terbanyak yakni 184 pertandingan bersama timnas Mesir. Jumlah yang sulit disamai.

3. Clean Sheet Terlama

Torehan clean sheet paling lama masih dimiliki oleh kiper legendaris yaitu Edwin Van Der Sar yang dibuat di musim 2008/2009. Ketika itu pria asal Belanda adalah anggota Manchester United.

4. Medali Liga Champions Terbanyak

Liga champions merupakan gelar paling prestisius lantaran turnamen tersebut diisi oleh tim-tim kuat di Benua Eropa. Hingga detik ini medali Liga Champions terbanyak dipegang legenda Real Madrid, Francisco Gento, dengan enam medali.

5. Juara Liga Champions Beruntun

Lalu pemegang rekor juara Liga Champions secara berturut-turut adalah Real Madrid. Dari total 12 gelar yang mereka dapatkan, enam diantaranya mereka menangi secara beruntun.

6. Gol Terjauh

Cukup mengejutkan karena dalam kategori gol terjauh dibuat oleh seorang penjaga gawang. Dialah Asmir Begovic, dimana ia mencatatkan gol terjauh berjarak 97,5 yard ketika dirinya masih memperkuat Stoke City.

7. Gol Terbanyak Dalam 1 Tahun Kalender

Usai sempat bertahan begitu lamanya, rekor gol satu tahun kalender yang sebelumnya dipegang Gerd Muller mampu dipatahkan oleh sang fenomenal Lionel Messi pada tahun 2012. La pulga menjaringkan 91 gol dalam setahun kalender!

8. Penonton Terbanyak

Dan yang terakhir adalah penonton terbanyak. Hal ini terjadi sangat lama, lebih dari 60 tahun lamanya. Di tahun 1950 pertandingan final Piala Dunia antara Uruguay kontra Brasil menyedot 210.000 orang.

sumber: goldewa.com

10 Pesepak Bola Tercepat di Dunia Tahun 2017, Ronaldo Bukan Yang Tercepat, Terens Puhiri Termasuk?

In its early stages mesothelioma does not have many symptoms. This is true whether it is in your chest (pleural mesothelioma) or your abdomen (peritoneal mesothelioma).
When mesothelioma symptoms do develop, they are often caused by the cancer growing and pressing on a nerve or another body organ.
The symptoms below can be caused by illnesses other than mesothelioma. But if you have these symptoms, see your doctor – particularly if you have been exposed to asbestos in the past.
Terens mencetak gol ketiga Borneo pada menit ke-71. Dia dengan kecepatan luar biasa mengejar bola liar di tengah lapangan.

Dia lalu menggiring bola ke dalam kotak penalti dan mampu mengecoh kiper lawan. Tanpa kesulitan dia menceploskan bola ke gawang yang kosong.

Gol tersebut seketika menjadi viral di Indonesia bahkan dunia.

Sejumlah media asing menyebut bahwa Terens adalah pesepak bola tercepat di dunia jika melihat aksinya tersebut.

Sayangnya, media asing menilai sepak bola Indonesia teknologi yang cukup canggih untuk menghitung kecepatan Terens.

Hingga kini belum ada yang bisa menghitung kecepatan lari pemain Borneo FC tersebut.

Lalu siapa saja pesepak bola tercepat di dunia?

Pada bulan Februari 2017, media Spanyol AS memberikan nama 10 pemain tercepat di dunia.

Berikut daftarnya:

10. Wayne Rooney (31,40 km/h)

Striker Everton Wayne Rooney berusaha menggiring bola saat ditempel ketat gelandang Liverpool Bruno Cheyrou di Derby Merseysode pada 31 Januari 2004.

9. Lionel Messi (32,50 km/h)


Gelandang timnas Brasil, Paulinho (kanan), mengejar bintang timnas Argentina, Lionel Messi, dalam partai Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Belo Horizonte, Brasil, 10 November 2016.

8. Theo Walcott (32,7 km/h)


Winger Arsenal, Theo Walcott, berusaha melewati pemain Hull City saat kedua tim bertemu pada putaran kelima Piala FA di Stadion Emirates, Sabtu (20/2/2016).

7. Cristiano Ronaldo (33,6 km/h)


Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo (kanan), berduel dengan pemain Swiss, Fabian Schar, dalam laga Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Eropa di Stadion da Luz, Lisbon, pada 10 Oktober 2017.

6. Aaron Lennon (33,8 km/h)


5. Pierre-Emerick Aubameyang (34,6 km/h)


Duel bek FC Bayern Muenchen, Javi Martinez, dan penyerang Borussia Dortmund, Pierre-Emerick Aubameyang, pada laga DFL Supercup di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman, Sabtu (6/8/2017)

4. Antonio Valencia (35,1 km/h)


Bek Manchester United, Antonio Valencia (kiri), mengecoh bek Arsenal, Nacho Monreal, dalam laga Premier League di Old Trafford, pada 19 November 2016.

3. Juergen Damm (35,23 km/h)


2. Orlando Berrio (36,00 km/h)


1. Gareth Bale (36,9 km/h)


Bintang Real Madrid, Gareth Bale, dalam laga kontra Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Selasa (26/9/2017)

sumber: bolasport

5 Pesepakbola Muslim Ini Punya Istri Super Cantik yang Bikin Anda Iri


MUNGKIN Anda terlalu sibuk mengurusi bagaimana performa pemain bola di lapangan atau prediksi berapa kegogolan yang diterima lawan klub favorit. Tapi, apakah Anda pernah memikirkan masalah si pemain di rumah?

Ya, banyak pemain bola yang sudah menikah dan memiliki keluarga yang bahagia. Tak jarang, kehidupan mereka kurang dipublish oleh media dan luput dari perhatian pencinta klub-nya. Tapi, dikutip dari Mvslim, Okezone coba mengungkap 5 pemain bola muslim yang ternyata memiliki istri super cantik yang mungkin akan membuat Anda iri.

Sebelum itu, perlu Anda ketahui bahwa keberadaan istri itu bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi si pemain bola untuk bisa memenangkan pertandingan. Tak hanya itu, mungkin ada saja dari istri itu yang menyiapakan bekal makanan sebelum suaminya berlaga, tidak ada yang salah kan?

Yuk berkenalan dengan 5 istri cantik itu sekarang:

1. Amal Belhanda (istri Younes Belhanda)


Apa yang pertama kali Anda lihat? Kecantikan bukan? Diketahui, Amal selalu mengikuti suaminya bertanding, khususnya di pertandingan Galatasaray-Sivvasspor.

Amal menikah dengan gelandang Maroko Younes Belhanda, yang saat ini bermain untuk tim Turki Galatasaray. Keluarga ini telah diberkahi 2 orang anak; Muhammad dan Amal. Keduanya lahir selama karir Belhanda di Dynamo Kiev.

2. Magi Salah (Istri Mohamed Salah)


Ratu Mesir ini menikah dengan bintang Liverpool Mohamed Salah. Magi dan Mohamed menikah pada 2013 dan memiliki putri bernama Mecca, yang terinspirasi dari kota tersuci umat Islam.

3. Tugba Sahin (istri Nuri Sahin)


Pasangan ini menikah pada 2007 dan masih awet 10 tahun ini. Sedikit informasi, Tugba dinikahi Nuri saat usianya masih 18 tahun.

Keluarga ini pun sudah dikaruniai anak bernama Omer yang lahir pada 2011.

4. Amine Gulse (tunangan Mesut Ozil)


Gulse adalah salah satu bintang di Turki dan dia juga merupakan Miss Turki 2014. Sejak Maret 2014, dia bertunangan dengan pemain Jerman-Turki Mesut Ozil. Keduanya pernah memperlihatkan cincin tunangannya di sosial media, meskipun mereka menyebut diri sebagai teman dekat.

Pada awalnya mereka cukup merahasiakan semuanya, tapi, belakangan ini akhirnya mereka membuka diri ke publik, mungkin sudah capek sembunyi-sembunyi. Dan yang mengejutkan lagi, mereka siap menikah tahun depan!

5. Gineba Toure (istri Yaya Toure)


Usia pernikahan mereka sudah 12 tahun dan pasangan ini masih saja hangat. Dari karir Yaya masih di Ukraina sampai akhirnya bergabung dengan Barcelona FC dan Manchester City, perempuan ini masih setia berada di samping suaminya. Gina dan Yaya dikaruniai satu orang putra bernama Dimitri.

sumber: okezone

Ngeri – Ngeri Sedap! Resmi, Ini Dia 3 Calon Lawan Persija Di Pentas Piala AFC 2018

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah melakukan pengundian grup untuk perhelatan Piala AFC 2018. Salah satu wakil Indonesia di ajang tersebut, yakni Persija Jakarta tergabung di grup H.

Dalam grup tersebut skuad Macan Kemayoran akan menghadapi klub-klub dari Malaysia, Singapura, dan Vietnam.

Johor Darul Takzim

Klub dari Malaysia yang akan menjadi lawan Persija adalah Johor Darul Takzim (JDT). Kepastian itu setelah JDT kalah dengan skor 2-5 dari klub Thailand, Muangthong United dalam kualifikasi Liga Champions Asia, Selasa (23/1/2018).

Kekalahan dari JDT membuat mereka akan bergabung ke Grup H. Sebelumnya perwakilan dari Malaysia yang akan bertemu Persija antara JDT dengan Selangor FA. Persija rencananya akan berjuang di Piala AFC dengan menghadapi tuan rumah JDT pada Rabu (14/2/2018).

Lawan kedua yang akan dihadapi Persija adalah tim asal Singapura, Tampines Rovers. Tampines Rovers gagal melaju ke Liga Champions Asia setelah dikalahkan klub asal Indonesia, Bali United, dengan skor 1-3, Selasa (16/1/2018).

Tampines Rovers

Dengan bergabungnya Tampines Rovers, maka klub asal Singapura lainnya, Geylang International, harus ikhlas tidak bermain di Piala AFC 2018.

Tim asuhan Stefano Cugurra tersebut akan menjamu Tampines Rovers yang rencananya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2018).

Song Lam Nghe An

Sedangkan klub terakhir yang melengkapi Grup H adalah tim asal Vietnam, Song Lam Nghe An FC.

Sementara itu satu wakil Indonesia lainnya Bali United tergabung di Grup G. Grup ini juga dihuni oleh FLC Than Hoa atau Hanoi FC, Yangon United, dan wakil Filipina.

Seperti diketahui, Bali United akhirnya berlaga di AFC Cup usi gagal di babak play off Liga Champions Asia.

sumber: striker.id